New Jersey PB Pro Smash Prudent School 2013
Jumat, 11 Oktober 2013
(Denmark Super Series Premier 2013) Juara, Target Tontowi/Liliyana
(Jakarta, 11/10/2013)
Gelaran turnamen kelas premier kembali bergulir di Denmark. Bertempat di Kota Odense, turnamen Denmark Open Super Series Premier akan berlangsung 15-20 Oktober. Indonesia siap menurunkan pemain terbaik di turnamen bergengsi dan berhadiah total 400 ribu dollar AS ini.
Melihat hasil undian, di tunggal putra dua pemain Indonesia berpeluang saling bertarung di babak kedua. Jika masing-masing berhasil melewati rintangan di babak pertama, Dionysius Hayom Rumbaka bakal bertemu rekan sepelatnas, Tommy Sugiarto.
“Kedua pemain punya peluang sama besar untuk menang, 50:50 lah. Target kami di tunggal putra adalah babak semifnal. Pokoknya tiap pemain harus dapat mengeluarkan kemampuan terbaik mereka,” kata Joko Suprianto, Kepala Pelatih Tunggal Putra PBSI.
Sementara itu, nomor ganda campuran menjadi andalan untuk meraih gelar juara lewat pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Diunggulkan di tempat ketiga, Tontowi/Liliyana akan menunggu pemenang dari babak kualifikasi. Begitu juga pasangan kakak-adik Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadet.
Dua ganda campuran lain bakal bertarung melawan wakil tuan rumah. Muhammad Rijal/Debby Susanto berhadapan dengan Anders Kristiansen/Julie Houmann, sementara Riky Widianto/Richi Puspita Dili ditantang Mads Pieler Kolding/Kamilla Rytter Juhl.
“Target kami seperti biasa adalah juara. Tetapi persiapan ke turnamen ini tidak sepanjang saat ke All England atau World Championships 2013. Kami akan mencoba yang terbaik dan selalu mewaspadai lawan sejak babak awal,” ujar Liliyana.
“Satu hal lagi yang perlu diwaspadai ketika bertanding di Eropa adalah cuaca dan perbedaan waktu. Kami harus pintar menjaga kondisi karena dengan cuaca yang berbeda, dan penyesuaian waktu istirahat, membuat lebih gampang terserang penyakit,” pungkas pemain yang biasa disapa Butet ini. (*)
Berikut daftar pertandingan pemain-pemain Indonesia di babak pertama Denmark Open Super Series Premier 2013:
Tungal Putra
Tommy Sugiarto (7/INA) vs Qualification 3
Sony Dwi Kuncoro (INA) vs Qualification 2
Dionysius Hayom Rumbaka (INA) vs Huan Gao (CHN)
Tunggal Putri
Linda Wenifanetri (INA) vs Wang Yihan (5/CHN)
Ganda Putra
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (1/INA) – bye
Angga Pratama/Rian Agung Saputro (INA) vs Ko Sung Hyun/Shin Baek Choel (7/KOR)
Markis Kido/Marcus Fernaldi Gideon (INA) vs Adam Cwalina/Przemyslaw Wacha (POL)
Ganda Putri
Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari (8/INA) vs Bao Yixin/Tang Jinhua (CHN)
Gebby Ristiyani Imawan/Tiara Rosalia Nuraidah (INA) vs Reika Kakiiwa/Miyuki Maeda (JPN)
Pia Zebadiah Bernadet/Rizki Amelia Pradipta (5/INA) vs Julie Finne-Ipsen/Rikke S. Hansen (DEN)
Ganda Campuran
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (3/INA) – Qualification 4
Muhammad Rijal/Debby Susanto (6/INA) – Anders Kristiansen/Julie Houmann (DEN)
Riky Widianto/Richi Puspita Dili (INA) vs Mads Pieler Kolding/Kamilla Rytter Juhl (DEN)
Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadet (7/INA) vs Qualification 1
Praveen Jordan/Vita Marissa (INA) vs Chris Adcock/Gabrielle White (ENG)
Babak Kualifikasi Ganda Campuran:
Marcus Fernaldi Gideon/Rizki Amelia Pradipta (4/INA) – bye
(Asia Youth U-17 & U-15 Championships 2013) Serena/Vania Menang, Ganda Putri Pastikan Tiket Final
(Kudus, 11/10/2013)
Pasangan Serena Kani/Vania Arianto Sukoco berhasil memastikan tiket final ganda putri kelompok U-15 bagi Indonesia pada ajang Blibli.com Flypower Asia Youth U-17 & U-15 Championships 2013 di GOR PB Djarum, Jati, Kudus. Kani/Vania lolos ke semifinal dengan mengalahkan Lee Da Hui/Kim Min Ji (Korea), 21-15, 14-21, 24-22.
“Saat keadaan genting, kami sempat tegang sekali. Waktu itu berpikir pokoknya mukul bola yang penting masuk dulu. Kami sebetulnya sudah unggul di game ketiga, tetapi kami banyak melakukan kesalahan-kesalahan sendiri. Pertandingan ini menjadi pelajaran buat kami, walaupun lawan sudah 20, tetapi kami harus tetap sabar,” kata pemain yang biasa disapa Seren.
“Pemain Korea ini punya permainan depan yang cepat. Kami sempat kaget juga, tetapi masih bisa diatasi,” imbuhnya.
Di semifinal, Kani/Vania akan berhadapan dengan Asti Dwi Widyaningrum/Phita Haningtyas Mentari. Meskipun bertemu sesama pemain Indonesia, Kani/Vania mengaku tetap waspada. Pasalnya, keduanya sudah sama-sama tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing.
“Kami pernah kalah dari Asti/Phita. Lawan teman sendiri sih sudah tahu mainnya seperti apa. Mungkin besok kami akan menerapkan permainan no lob,” ungkap Seren, pemain asal PB Djarum.
Di kategori U-17, satu tiket final juga telah diamankan nomor ganda putri. Kemenangan Felicia Parmenas/Marsheilla Gischa Islami atas Minami Kawashima/Nami Matsuyama (Jepang), 24-22, 25-23 membawa pasangan ini ke semifinal untuk bertemu Nisak Puji Lestari/Rika Rositawati yang lebih dulu melaju.
Saat berita ini diturunkan, dua ganda putri lain sedang bertanding memperebutkan tiket semifinal. Pasangan Cynthia Shara Ayunidha/Putri Ramadhani tengah melawan Kim Ga Eun/Kim Hyang Im. Sementara Bunga Fitriani Romadhini/Mayrinda Lukmanda kontra Nga Ting Yeung/Tsz Yau Ng dari Hong Kong.
Hasil sementara babak perempat final Blibli.com Flypower Asia Youth U-17 & U-15 Championships 2013
(Asia Youth U-17 & U-15 Championships 2013) Gatjra Putra Singkirkan Unggulan Pertama
(Kudus, 11/10/2013)
Gatjra Putra tak dapat menyembunyikan raut bahagia ketika
menumbangkan Mark Shelley Alcala yang juga unggulan pertama tunggal
putra kelompok U-15 ajang Blibli.com Flypower Asia Youth U-17 & U-15
Championships 2013. Lewat permainan berdurasi 59 menit, Gatjra meraih
tiket babak semifinal setelah menang atas pemain Filipina itu dengan,
17-21, 21-18, 21-19.
“Saat ketinggalan di game ketiga, saya sempat pasrah, tetapi saya
bermain lepas saja. Lawan punya stroke yang lebih bagus dari saya,
selain itu kecepatan dan bola-bola belakangnya juga menyulitkan,” kata
Gatjra, pemain kelahiran Situbondo (Jawa Timur), 1 Mei 2000.
“Target saya adalah perempat final, karena lawan saya kan unggulan
pertama. Sekarang malah bisa melebihi target. Semoga besok di semifinal
bisa menang lagi,” tambah penggemar Lin Dan dan Taufik Hidayat ini.
Kemenangan Gatjra tentu merupakan kejutan besar. Sebagai pemain
yang tidak diunggulkan, Gatjra berhasil merontokkan pertahanan Mark yang
jauh lebih berpengalaman . Mark merupakan adik kandung dari pemain
tunggal putri andalan Filipina, Malvine Ann Venice Alcala.
Mark sudah malang melintang di berbagai turnamen internasional ,
seperti Thailand International Series, Singapore Youth International
Series 2012, hingga turnamen kelas international challenge di Malaysia
pada 2012. Mark juga tercatat memperkuat tim nasional Filipina di Axiata
Cup 2013.
Sementara bagi Gatjra yang berasal dari klub Exist Jakarta Utara
ini, ajang ini menjadi turnamen internasional kedua setelah Singapore
Youth International Series 2012.
“Saya tidak menyangka Gatjra bisa memenangkan pertandingan. Di atas
kertas, Mark unggul segala-galanya. Tadi saya instruksikan pada Gatjra
untuk lebih berani menyerang, apalagi saya lihat stamina Mark sudah
habis,” ungkap Tek Ming, sang pelatih.
Gatrja menjadi satu-satunya wakil tunggal putra Indonesia di U-15
yang berhasil lolos ke semifinal. Tiga tiket semifinal lainnya direbut
Yuji Suzuki (Jepang), Siril Varma (India), dan Pacharapol Nipornram
(Thailand).
Indonesia U-19 tiba di hari penentuan dimana hari ini tim Garuda Jaya akan berhadapan dengan Korea Selatan sang pemimpin klasemen grup G kualifikasi Piala Asia U-19, Sabtu (12/10) 19.30 WIB. Bila ingin lolos tanpa bergantung pada hasil dari delapan grup lain di fase kualifikasi, maka menang atas Korsel adalah harga mati bagi timnas U-19.
Perlu diketahui, Piala Asia U-19 di Myanmar nanti akan diikuti oleh 16 negara, dimana jumlah tersebut terdiri dari sembilan juara dari setiap grup, enam runner-up terbaik dan sang tuan rumah Myanmar.
Sedangkan bagaimana menentukan enam runner-up terbaik? Ada beberapa ketentuan, namun bila melihat dari sisi Indonesia, maka hal tersebut mengerucut terhadap perolehan selisih gol. Indonesia saat ini ada di posisi kelima dari sembilan runner-up setiap grup, dimana Korea Utara, Australia dan Uzbekistan menjadi tiga teratas karena jumlah selisih gol yang lebih baik dari Indonesia.
Perlu diketahui juga meski Indonesia telah mengantongi enam poin dari dua kemenangan, hasil kemenangan dari laga kontra Laos tidak akan mendapat hitungan (sementara) karena AFC memutuskan bahwa poin yang diraih dari hasil melawan peringkat empat dan lima pada klasemen kualifikasi di setiap grup tidak akan dihitung. Hal ini disebabkan jumlah setiap negara di masing-masing grup berbeda, seperti grup E yang hanya dihuni tiga negara karena Suriah mengundurkan diri. Di grup G sendiri saat ini Laos berada di posisi empat, yang berarti poin yang dimiliki Indonesia dalam bersaing di sembilan runner-up dari setiap grup adalah tiga (hasil menang atas Filipina), dengan jumlah selisih gol dua.
Namun bila Filipina turun ke posisi empat karena Laos berhasil meraih kemenangan pada laga sore nanti atas Filipina, maka poin yang dihitung untuk Indonesia otomatis hasil dari kemenangan atas Laos dimana Indonesia memiliki jumlah gol lebih banyak yakni empat.
Tabel klasemen sementara persaingan runner-up terbaik
| Grup | Tim | MA | M | I | K | GM | GK | SG | P |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| H | 1 | 1 | 0 | 0 | 4 | 0 | +4 | 3 | |
| F | 2 | 1 | 0 | 1 | 8 | 5 | +3 | 3 | |
| A | 1 | 1 | 0 | 0 | 3 | 0 | +3 | 3 | |
| I | 1 | 1 | 0 | 0 | 3 | 1 | +2 | 3 | |
| U | 1 | 1 | 0 | 0 | 2 | 0 | +2 | 3 | |
| D | 1 | 1 | 0 | 0 | 2 | 1 | +1 | 3 | |
| B | 2 | 1 | 0 | 1 | 3 | 3 | 0 | 3 | |
| C | 2 | 1 | 0 | 1 | 1 | 6 | −5 | 3 | |
| E | 1 | 0 | 0 | 1 | 0 | 1 | −1 | 0 |
CATATAN
Peluang Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia U-19 cukup besar.
Hasil dari laga Laos kontra Filipina menentukan jumlah gol Indonesia (Laos akan menggeser Filipina di posisi ketiga jika menang dan berpengaruh kepada perolehan gol Indonesia).
Laga grup E antara Bahrain dengan Palestina bisa menggeser posisi lima dan enam jika Bahrain atau Palestina menang dengan skor besar, Arab Saudi dan Indonesia kalah.
Menang atas Korea Selatan, Indonesia dipastikan lolos.
Selasa, 08 Oktober 2013
http://www.miftahbadminton.blogspot.com/Jadikan hari yang terbaik, untuk hari ini dan selanjutnya.....
SUCCES TO LEARN
SUCCES TO LEARN
Langganan:
Postingan (Atom)





